Acaria

Panduan/Pro

Check-in tamu dengan QR

Panduan untuk petugas di pintu masuk: memindai, mencari nama, menambah tamu, dan mengundi doorprize.

Check-in dipakai saat acara berlangsung, bukan sebelumnya. Halaman ini ditulis untuk dibaca petugas sambil berdiri di pintu masuk, jadi bagian terpenting ada di paling atas.

Sebelum hari-H

Perhatikan

Buka menu Check-in satu kali sebelum Anda mulai menyebar undangan. Kode QR tamu baru muncul setelah menu ini pernah dibuka. Bila undangan sudah tersebar lebih dulu, kode QR akan muncul dengan sendirinya dalam satu menit setelah Anda membukanya — tamu tidak perlu dikirimi ulang.

  • Kode QR hanya muncul pada tautan pribadi tamu, bukan pada tautan umum undangan.
  • Undangan harus berstatus tayang dan berpaket Pro.
  • Coba pindai satu kode sendiri di lokasi acara, memakai ponsel dan jaringan yang akan dipakai petugas.

Sarankan tamu menyimpan tangkapan layar kode QR-nya sebelum berangkat. Sinyal di gedung acara sering buruk, dan kode dari tangkapan layar tetap bisa dipindai tanpa membuka halaman undangan sama sekali.

Titik check-in

Tersedia dua titik sejak awal, dan keduanya berperilaku berbeda:

TITIKATURAN
KedatanganBoleh berulang. Tamu yang keluar-masuk tercatat setiap kali.
SouvenirSekali saja. Percobaan kedua ditolak dengan halus.

Mode petugas

Tekan Buka mode petugas sebelum menyerahkan ponsel kepada petugas pintu masuk. Halaman itu hanya berisi yang diperlukan untuk mencatat tamu — tanpa menu, tanpa tombol lain yang bisa tertekan tidak sengaja — dengan tombol yang lebih besar dan nama tamu yang terbaca dari jarak lengan.

Petugas tetap perlu masuk dengan akunnya sendiri agar tercatat siapa yang memindai. Undang mereka lebih dulu dari menu Tim.

Tiga cara mencatat tamu

Ketiganya setara — bukan cadangan satu sama lain. Di kondisi nyata, sebagian besar tamu tidak menyiapkan kode QR-nya.

  1. 01Pindai QR — tekan Nyalakan kamera, arahkan ke layar ponsel tamu. Kamera tetap menyala untuk tamu berikutnya.
  2. 02Cari nama — ketik sebagian nama tamu, lalu tekan Catat pada barisnya.
  3. 03Tambah tamu — untuk orang yang tidak ada di daftar. Cukup namanya.

Pada pencarian nama, tamu yang sudah lewat titik ini bertanda Sudah sebelum Anda menekan apa pun. Di meja souvenir, itulah yang membedakan siapa yang sudah mengambil.

Salah catat

Tekan Batalkan pada layar hasil, tepat di bawah nama tamu. Catatan itu dihapus dan tamu tersebut bisa dicatat lagi seperti semula — berguna saat petugas menekan baris yang salah di meja souvenir.

Batalkan hanya berlaku untuk catatan yang sedang tampil di layar. Bila petugas sudah lanjut ke tamu berikutnya, cari lagi namanya — barisnya akan bertanda Sudah.

Perhatikan

Catatan tamu yang sudah menang undian tidak bisa dibatalkan. Menghapusnya akan menghapus kemenangannya juga, dan nama yang sudah diumumkan di panggung akan hilang dari daftar.

Bila muncul “Sudah pernah”

Itu bukan kesalahan. Layar menunjukkan kapan tamu tersebut tercatat dan oleh petugas mana, supaya Anda bisa memutuskan di tempat — biasanya artinya souvenirnya memang sudah diambil.

Bila kamera tidak mau menyala

  • Izinkan akses kamera saat diminta peramban. Bila terlanjur ditolak, ubah di pengaturan situs pada peramban.
  • Buka lewat alamat https — kamera tidak bisa dipakai pada koneksi tidak aman.
  • Bila tetap gagal, pakai cari nama dan tambah tamu. Keduanya tidak memerlukan kamera sama sekali.

Beberapa petugas sekaligus

Beberapa orang boleh membuka halaman check-in bersamaan dari ponsel masing-masing, selama mereka anggota tim organisasi Anda. Aturan sekali-saja tetap berlaku walaupun dua petugas menekan Catat pada detik yang sama.

Doorprize

Undian mengambil dari tamu yang tercatat hadir — termasuk yang ditambahkan di lokasi. Tidak perlu mencetak nomor undian, dan tidak perlu alat tambahan.

  • Nama hadiah boleh diisi, boleh dikosongkan.
  • Satu orang tidak bisa menang dua kali, walaupun ia tercatat di dua titik.
  • Hasil undian tersimpan. Menutup halaman atau berpindah ponsel tidak menghilangkan daftar pemenang.
  • Bila semua yang hadir sudah pernah menang, undian mengatakannya — bukan gagal diam-diam.